Minggu, 01 April 2012

sistem perekonomian di indonesia





A. Pengertian Sistem Ekonomi
Terdapat beberapa pengertian mengenai sistem ekonomi, diantaranya adalah sebagai berikut .
• Sistem Ekonomi adalah strategi suatu negara mengatur kehidupan ekonominya dalam rangka mencapai kemakmuran.
• Sistem Ekonomi adalah kesatuan antarunsur perekonomian yang saling terkait dalam rangka mencapai tujuan ekonomi.

Sistem Ekonomi dibentuk dengan beberapa tujuan. Tujuannya adalah untuk menjawab beberapa permasalahan pokok ekonomi, yaitu :
• Barang dan jasa apa yang akan diproduksi
• Bagaimana cara memproduksi
• Untuk siapa barang dan jasa diproduksi

Sistem Ekonomi yang dianut oleh suatu negara dikarenakan berbagai faktor. Ada faktor internal dan faktor eksternal.
Contoh faktor internal :
• Falsafah dan ideologi yang dianutnya
• Sistem pemerintahan
• Sistem politik suatu negara

Contoh faktor eksternal :
• Pengaruh sistem ekonomi yang dianut negara lain
• Pengaruh politik dunia internasional
• Pengaruh sosial budaya luar negeri


B. Macam-Macam Sistem Ekonomi
Sistem Ekonomi ada beberapa macam, diantaranya adalah sebagai berikut :
• Sistem Ekonomi Tradisional
• Sistem Ekonomi Liberal / Kapitalis
• Sistem Ekonomi Komando / Terpusat
• Sistem Ekonomi Terpusat
• Sistem Ekonomi Pancasila

1.B
Sistem Ekonomi Tradisonal

Sistem Ekonomi Tradisional adalah sistem ekonomi yang bertujuan mempertahankan tradisi yang terjadi turun temurun . Kegiatan produksi , distribusi , dan konsumsi dilakukan secara tradisional

2.B
Sistem Ekonomi Liberal / Kapitalis

Sistem Ekonomi Liberal / Kapitalis adalah sistem ekonomi yang menerapkan kehidupan ekonomi yang bebas dimana warga negara diberi kebebasan untuk menentukan kegiatan ekonominya , seperti di negara Amerika , Belanda , Inggris , Prancis , dan Jerman.

3.8
Sistem Ekonomi Komando / Terpusat

Sistem Ekonomi Komando / Terpusat adalah sistem ekonomi yang ditentukan oleh lembaga yang berkuasa , biasanya sistem ini dianut oleh negara berideologi komunis , sosialis dan marxisme.



4.B
Sistem Ekonomi Campuran

Sistem Ekonomi Campuran adalah sistem ekonomi yang mengombinasikan sistem - sistem ekonomi yang ada khususnya mengambil segi positif dari sistem ekonomi liberal dan sistem ekonomi terpusat , sistem ekonomi ini biasanya diterapkan pada negara berkembang seperti Malaysia , India , Philipina , Mesir, dan Maroko.

5.B
Sistem Ekonomi Pancasila

Sistem Ekonomi Pancasila atau yang juga dikenal Sistem Ekonomi Kerakyatan adalah sistem ekonomi yang berdasarkan ideologi Pancasila, dimana yang didalamnya terdapat Sistem Demokrasi Ekonomi. Sistem Demokrasi Ekonomi adalah sistem ekonomi dimana kegiatan perekonomian dilakukan oleh, dari, dan untuk rakyat, dibawah pengawasan pemerintah.


C. Sistem Ekonomi di Indonesia

Sejak zaman penjajahan dan sejak Indonesia merdeka, Indonesia telah berkali-kali berganti sistem ekonomi. Yang sering digunakan adalah sistem ekonomi Komando dan Liberal, dan hingga akhirnya Indonesia menggunakan sistem ekonomi campuran. Sistem Ekonomi yang digunakan Indonesia sekarang ini adalah Sistem Ekonomi Pancasila yang bersifat Campuran, jadi Indonesia menggunakan Sistem Ekonomi yang berdasarkan Ideologi Pancasila tetapi bersifat kombinasi antara Sistem Ekonomi Liberal dan Sistem Ekonomi Komando.


Ciri-ciri Sistem Ekonomi Indonesia

Sistem Ekonomi Indonesia memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

1. Peranan negara penting tetapi tidak dominan dan dicegah tumbuhnya sistem komando . Peranan swasta juga penting , tetapi tidak dominan , dan dicegah tumbuhnya sistem liberal . Dalam sistem ekonomi Pancasila usaha negara dan swasta tumbuh berdampingan secara berimbang
2. Perekonomian tidak didominasi oleh modal dan buruh , melainkan berdasarkan atas asas kekeluargaan
3. Masyarakat memegang peranan penting karena produksi dikerjakan oleh masyarakat untuk masyarakat di bawah pimpinan dan pengawasan anggota masyarakat
4. Negara menguasai bumi , air , dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya

Seperti yang telah dijelaskan di atas, di dalam Sistem Ekonomi Pancasila ada Demokrasi Ekonomi. Demokrasi Ekonomi adalah sistem ekonomi dimana kegiatan perekonomian dilakukan dari , oleh , dan untuk rakyat , namun tetap dalam pengawasan pemerintah .
Dalam penerapannya , sistem demokrasi ekonomi memiliki landasan , yaitu Landasan Idiil , landasan Konstitusional , dan Landasan Operasional.

1. Landasan Idiil Sistem Perekonomian Indonesia
Landasan Idiil Ekonomi Indonesia adalah Pancasila , yaitu berarti kegiatan ekonomi Indonesia berdasarkan beberapa asas .
a. Berketuhanan
artinya bahwa kegiatan ekonomi harus memperhatikan aturan dan ajaran agama yang dianut .
b. Berperikemanusiaan
Artinya bahwa kegiatan ekonomi harus memperhatikan kepentingan manusia dan tidak menyengsarakan satu sama lain .
c. Berprinsip persatuan
artinya bahwa kegiatan ekonomi harus menjamin persatuan , dan tidak menimbulkan perpecahan bangsa
d. Demokratis
artinya bahwa kegiatan ekonomi harus berpusat pada rakyat , dan dikelola secara kekeluargaan ,
e. Berkeadilan sosial
Artinya bahwa kegiatan ekonomi dan hasilnya harus dikelola dan dimanfaatkan secara adil dan merata bagi seluruh rakyat .


2. Landasan Konstitusional Sistem Perekonomian Indonesia

Landasan Konstitusional perekonomian Indonesia adalah UUD 1945 pasal 33 ayat 1 , 2 ,dan 3 yang tersurat sebagai berikut :

a. Perekonomian Indonesia disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan .
b.Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai olaeh negara.
c. Bumi , air , dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara , dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat .

Pada pasal itu tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ekonomi Indonesia dilakukan dengan kerjasama antar pelaku ekonomi . Semua kegiatan ekonomi dilakukan oleh semua namun tetap diawasi oleh pemerintah . Dan seluruh yanga da diIndonesia merupakan milik negara dan semua warga negara dapat memanfaatkannya dengan baik .
Dan tetap memperhatikan sistem perekonomian Indonesia . Yakni Unsur komando yang merupakan pemerintah tetap ikut campur dalam kehidupan ekonomi. Unsur bebas yang kegiatan produksi dikelola oleh masyarakat umum .



3. Landasan Operasional Sistem Perekonomian Indonesia .

Landasan operasional Sistem Perekonomian Indonesia yaitu GBHN menurut TAP MPR No. 11/MPR/1993 tentang GBHN , telah ditetapkan bahwa dalam sistem demokrasi ekonomi Indonesia tidak dibenarkan adanya ciri-ciri negatif berikut ini.

a. Sistem Free Fight Liberalism (persaingan bebes ala liberal).
Yaitu persaingan bebas yang mematikan usaha masyarakat lemah .
b. Sistem Etatisme
Yaitu , penguasaan kegiatan ekonomi sepenuhnya oleh negara / pemerintah , sehingga mematikan kemampuan ekonomi masyarakat .
c. Monopoli
Yaitu pemusatan kekuatan ekonomi yang bisa merugikan masyarakat umum.



Ciri-Ciri Positif Demokrasi Ekonomi

1. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan
2. Cabang - cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara
3. Bumi , air , dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya , sebagai pokok - pokok kemakmuran rakyat dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar - besarnya untuk kemakmuran rakyat
4. Sumber kekayaan dan keuangan negara digunakan dengan permufakatan lembaga perwakilan rakyat dan pengawasan terhadap kebijaksanaannya ada pada lembaga perwakilan rakyat
5. Warga negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan yang dikehendaki serta mempunyai hak akan pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan
6. Hak milik perseorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat
7. Potensi , inisiatif , dan daya kreasi setiap warga negara dikembangkan sepenuhnya dalam batas - batas yang tidak merugikan kepentingan umum
8. Fakir miskin dan anak - anak telantar dipelihara oleh negara


0 komentar:

Poskan Komentar